Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Senin, 19 Oktober 2009

Analisis Akuntansi dan Recasting Laporan Keuangan

Analisis akuntansi adalah kegiatan yang dilakukan sebelum seorang yang akan melakukan analisis keuangan atas laporan keuangan perusahaan. Analisis akuntansi dilakukan karena beberapa faktor berikut ini.

Standar akuntansi, dalam standar akuntansi terdapat prinsip-prinsip yang menyebabkan laporan keuangan tidak mencerminkan realitas ekonomi yang ada. Akibatnya laporan keuangan tidak mencerminkan keadaan sebenarny. Contohnya penggunaan prinsip historical cost dalam akuntansi menyebabkan aktiva dinilai berdasarkan nilai pada saat perolehan padahal nilainya saat ini sudah berubah.

Dalam akuntansi banyak menggunakan estimasi yang ditentukan oleh manajemen. Adakalanya estimasi yang dilakukan tidak akurat sehingga menyebabkan angka dalam laporan keuangan menjadi salah atau tidak mencerminkan realitas ekonomi.

Karakteristik kualitatif laporan keuangan telah ditetapkan dalam kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan, namun diantara karakteristik kualitatif sering terdapat benturan. Sebagai contoh penggunaan konsep reliable dan relevance. Jika mengutamakan reliable maka prinsip historical cost lebih reliable karena harga perolehan dapat diverifikasi, namun nilainya tidak menunjukkan nilai ekonomis terkini aset tersebut sehingga kehilangan relevansi.

Earning management merupakan praktek yang membuat laporan keuangan dapat bias karena disajikan menurut tujuan dari penyusunnya. Earning manajemen adalah tindakan yang dibolehkan karena masih berdasarkan standar ataupun tindakan yang dilarang karena melanggar standar dalam upaya manajemen mengatur kinerja keuangan untuk tujuan memenuhi kontrak atau ketentuan tertentu.

Mengingat kelemahan tersebut, maka sebelum laporan keuangan dianalisis harus dilakukan penyesuaian-penyesuaian angka-angka laporan keuangan. Kegiatan ini disebut recasting karena kita menyusun ulang laporan keuangan sebelum analisis rasio dan analisis yang lain dilakukan.

Depok 19 Okt 2009

Sabtu, 05 September 2009

Maafkan Aku Ya Allah....

Maafkan aku ya Rob...
Karena aku melupakanmu
Betapa sujudku tidak khusyu'

Ya Rob beri Hamba ampunmu...
Betapa aku sering lalai dalam hidupku.
Karena bibir ini lupa melafazkan ayatMu

Ya Rob jangan tinggalkan aku
Aku tak mungkin bisa hidup tanpaMu
Aku tak mau lagi tersesat dalam hidup ini
Aku tak ingin hidupku hampa

Ya Rob...
Dalam bulan MuliaMU...
Ijinksn aku kembsli menapaki jalanMu
Tuntun hamba untuk tidak berpaling dariMu
Walau hanya sesaat....


Sept

Senin, 27 Juli 2009

Indahnya Hari....

Kala dinihari datang menyapa
Tiada yang kubisa selain kuungkap syukur penuh makna
Kiranya Engkau masih pertemukan aku dengan pagiMu

Adakah hari ini kau datang dengan ceria
Saat kumulai hariku dengan syukur penuh makna
Saat kuawali hariku dengan menyapa orang-orang tercinta

Sebait doa tak lupa kubisikkan
Untuk Nanda tercinta yang terlelap dalam angan
Untuk Bunda tersayang yang terlelap dalam kelelahan
Untuk Kanda tercinta yang terlelap dalam kedinginan....

Sungguh indah pagimu...
Saat aku bisa menyapa
Semua orang yang yang kucinta

Sungguh indah hariku
Saat kudengar sapa penuh cinta
Dari orang-orang tercinta

Ya Rob...jadikan hariku seindah hari ini
Jadikan aku dapat menyapa orang-orang yang kukasihi
Dan mendengar sapa orang-orang yang kukasihi...


Depok, 27 Juli 2009
Begitu ceria hati saat kau kembali menyapa

Rabu, 15 Juli 2009

Sapamu telah kembali ....

Seakan mimpi
Kala sapamu kembali kudengar
Saat kita kembali bercanda

Walau jauh jarak memisahkan kita
Serasa kau dekat menemani hariku
Mengisi waktu yang kian renta

Nasehatmu senantiasa mengingatkanku
Sindiranmu membuatku terjaga
Sapamu mengundang makna

Adakah ini anugerahMu
Tuk hati yang tercabik lara

Adakah ini CintaMu
Yang hadir melalui dirinya


Depok 15 Juli 2009
untuk yang kembali menyapa

Rabu, 01 Juli 2009

ANDAI AKU BISA...

Andai aku bisa
Lupakan bayangmu
Usir dirimu dari hatiku

Andai aku bisa
Berhenti menyayangmu
Tinggalkan dirimu

Andai aku bisa
Menghapus harapku
Tuk hidup bersamamu

Andai aku bisa
Memutar waktu
Kuingin selalu bersamamu

Kuasa Tuhan...
Selalu punya makna
Selalu menyimpan rahasia

Kehendak Pencipta
Menyimpan pelajaran
Kadang kita lambat mencerna

Kala kita sadar
Tak pantas kita berkata
Andai Aku bisa

Biarkan kuasa Tuhan
Berjalan sesuai kehendakNya
Menghantar makna dan pengajaran

Kala kau terima semuanya
Dengan harap dan senyum ceria
Kau akan dapati semua

Makna Cinta yang sesungguhnya...
Biarkan waktu menghantar makna
Begitu Tuhan menghampar CintaNya


Depok, 1 Juli 2009

Senin, 29 Juni 2009

AKHIRNYA.....

Akhirnya kau datang
Walau hanya suaramu
Menjelaskan semuanya

Kau urai semua masalah
Kau coba pahamkan aku argumenmu
Kau ajak aku mengerti semuanya

Ingin rasanya aku jawab semua
Ingin aku beradu argumen denganmu
Namun tak kuasa aku mengatakannya

Cintaku menghalangiku untuk menjelaskan semua itu
Sayangku mengurungkan niatku untuk mendebatmu
Kuhanya menerima dan berusaha mengerti dirimu

Tetes air mata
tak kuasa kubendung
bersama dengan akhir katamu

Ingin kutembus gelap malam
Mengajakmu bicara tidak sekedar lewat suara
Adakah kau tega saat kau tatap mata cintaku

Berakhir sudah semuanya...
Kau seakan terbang jauh
Bersama awan yang kian menjauh

Kini tinggal secuil kenangan
Segumpal harapan
Dan asa yang kian hilang....

Tuhan....
Haruskah kini kukembali terluka
Menangisi hariku dalam sepi dan sendiri

Tuhan masih mungkinkah esok
Dia khan akan datang membawa Cinta
Mengobati hati yang luka dan lara....

Ataukah takdirmu hanya inginkan
Cintaku hanyalah untukMu
Hidupku hanyalah untuk mengabdiMu

Depok 29 Juni 2009

Jumat, 19 Juni 2009

SAPAMU....

Sapamu mengoyak rasa...
Yang hampir hilang
Dan kian terlupa


Sapamu kembali menggugah harap
Yang hampir sirna
Dalam tangis dan lara

Adakah sapamu mengungkap makna
Bahwa esok akan ada lagi sapa
Bahwa esok akan ada lagi canda

Atau sapamu sekedar sapa
Yang hanya datang menambah luka
Kembali mengoyak duka...

Depok 19 Juni 2009

Jumat, 12 Juni 2009

TERIMA KASIH......

Malam beranjak pagi
Saat kusambut hari yang berganti
Kutahu waktuku semakin berkurang

Saat fajar menyingsing
Hpku berdering
Dirimu menyapa
Walau hanya sesaat

Tak banyak kau berkata
Selain kau ucap
Met Ulang Tahun
dan bahagia....

Kuingin lebih lama
Bercanda denganmu
Namun.....
Tak kuasa diriku menahanmu

Walau sesaat
Kau telah obati rinduku
Walau hanya sebait kata
Kau telah datang padaku...

Depok 11 Juni 2009

Senin, 18 Mei 2009

MEMBERIKAN MAAF....

Memberikan maaf sepertinya mudah dilakukan namun dalam kondisi tertentu maaf pun sulit untuk kita berikan terutama untuk orang yang telah menyakiti dan melukai hati kita. Hal yang menarik lagi adalah bagaimana berusaha mengajarkan anak untuk memberikan maaf pada orang lain.

Sejak malam hari putri kesayangannku tampak gembira sekali karena mau bermain dengan temannya (om) di Mall Taman Anggrek. Pagi-pagi sudah bangun dan memakai baju yang paling bagus, tak lupa adik dan abangnya diajak ikut serta karena Ia mau berbagi kebahagiaan dengan temannya. Sudah terbayang main Ice skatting ditungguin Om...maem bareng belanja dll. Pagi itu aku hanya senyum2 melihat tingkah anak2 yang sudah mulai bertengkar di mobil karena si Abang menasehati adiknya jangan suka minta-minta kalau pergi sama orang lain. Sementara adiknya membela diri kalau aku tidak melakukan seperti itu. Karena ada ngajar makanya aku ajak dia mampir dulu ke kampus dan menunggui diriku mengajar....kasihan juga siiih tapi daripada membawa sopir kayaknya memang lebih efisien nyetir sendiri. Aku tinggalkan uang untuk sarapan di kantik dan aku titipkan office boy kantor untuk ikut menjaganya....

Selesai ngajar....Si Cantik tidak lagi ceria. katanya 30% kemungkinan temannya bisa ikut ke Taman Anggrek. Ada kekecewaan di matanya, belum lagi ledekan abangnya yang suka usil menambah luka hatinya. Dengan pelan2 aku coba untuk menghiburnya...kayaknya kalau sudah komitmen pasti Beliau akan datang begitu hiburku... Namun akhrinya sampai di Taman Anggrek yang ditunggu tidak juga menelpon. Akhirnya kami pun main ice skatting dan mencoba untuk melupakan pertemuan itu. Sempat beberapa kali menelpon namun temannya tidak mengatakan kalau dia sebenarnya ada di Taman Anggrek namun tidak menemui kami. Sampai akhirnya pada telpon terakhirnya Dia mengatakan bahwa dia sebenarnya ada di Taman Anggrek namun tidak menemui si Cantik. Dia hanya melihat dari kejauhan, kami bermain setelah itu pergi jauh dan hp dimatikan....

Wajah sendu mulai terlihat di mata anak gadisku. Dari sejak makan siang sampai dengan perjalanan pulang wajahnya mendung. Namun masih bisa Sina menahan mendung itu sampai menemani adiknya membeli sepeda baru dan pulang sampai ke rumah... Sampai di rumah langsung turunlah hujan itu... "Aku benci dia, aku nggak kenal dia... Aku nggak mau lagi berteman lagi... aku nggak mau jadi anak kecil, karena anak kecil itu mudah dibohongi. mengapa siih tidak menghargai aku, aku sudah capek membuatkan gambar untuknya masak dia membohongiku....

Sambil ikut menangis aku peluk buah hatiku...sambil pelan2 aku elus kepala dan punggungnya. Cantik tidak boleh begitu. Cantik sayang khan sama Allah... Apapun kehendakNya pada hari ini adalah yang terbaik untuk Allah buat kita. Mengapa harus marah. Apakah tidak bisa Cantik memaafkannya seperti halnya ummi juga selalu memaafkan semua orang yang pernah menyakiti ummi.

"Sina kalau sudah disakiti tidak bisa memaafkan"...deg khawatir juga aku dengan pernyataannya. berbagaia argumen dan contoh aku kemukakan padanya untuk membuka hatinya dan memberinya maaf....namun rasanya kemarahannya sedang memuncak. No telp, sms nya langsung dibersihkan dari hpnya. Fotonya juga langsugn disobek... aku biarkan dia melampiaskan marahnya sampai akhirnya dia tertidur lelap. Dalam tidurnya aku lihat dia tertawa, aku tanya...lagi bercanda sama siapa...dia langsung menyebut nama temannya...rupanya begitu dekat hubungannya sehingga kekecewaannya membekas dalam hatinya dan terbawa dalam mimpi...

Pagi hari...bangun mendung itu masih terlihat. kembali lagi aku menghiburnya dan memberinya pengertian untuk memaafkan. Tiba-tiba dia bilang. aku kangen sama temanku. Waaah titik cerah niiih. Yaa tapi hpnya tidak aktif. Kami langsung diskusi ke mana ya perginya kok hpnya nggak aktif. Mungkin Omnya lagi lagi naik gunung... Akhirnya aku pesankan untuknya doakan ya Omnya sehat dan dalam penjagaan Allah. Tak lupa aku kirimkan sms ke teman sina untuk segera menghubungi sina kembali.

Yes...akhirnya aku lihat Sina mulai berdamai dengan hati kecilnya. Dia mulai belajar memaafkan temanya. aku lihat di send item sudah ada sms kocaknya...Aaaaalllloooo Ommm?? Yaa Sina berhasil memaafkan temannya dan berdamai dengan kebaikan dengan memaafkan. Sore hari kekhawatiran mulai muncul karena hp masih belum aktif dan Sina mulai merindukan kehadiran temannya.... Dalam tidurnya dia mengigau memanggil namanya seperti dalam candanya ketika sedang telp.

Pagi tadi, begitu bangun langsung dia tanya...message sudah deliver belum Mom... sudah sayang. Langsung diangkat telp dan dia telp temannya dengan candanya seakan dia lupa bahwa kemarin hatinya luka dan tersakiti... Subhanallah Engkau hebat anakku karena berhasil memaafkan..semoga itu akan menjadi sikapmu sampai kelak engkau dewasa.

Banyak pelajaran berharga yang aku bisa petik dalam kisah di week end ini. Ternyata kita tidak boleh meremehkan hati anak kecil, baik dengan janji maupun komitmen. Rasanya kita harus menjaga ucapan kita untuk tidak berbohong dan selalu dalam kejujuran pada anak kecil. Ketidakjujuran kita bisa merusak perilaku anak dan dapat membuat anak belajar bahwa tindakan seperti itu diperkenankan.

Memaafkan bukanlah suatu yang mudah ketika hati ini terluka. Namun waktu yang bergulir membuat hati akan lebih arif dan bijak dalam memberikan pertimbangan sehingga kata maaf tersebut dapat keluar....

Selasa, 14 April 2009

KEMBALI....

Kumulai membuka kembali
Lembar-lembar musaf yang lama tak tersentuh

Kumulai kembali berdiam
Dalam sajadah panjang munajat CINTA

Ketika kumulai kembali
Menyenandungkan dzikir dalam hati

Ketika kumulai kembali
Membuka laptop dan mulai bekerja

Ketika kumlai kembali
Rajin ke dapur menyiakan makan

Ketika kumulai
Menata hati mendamba CINTAMU

Sungguh indah hidupku
Ketika harap hanya UNTUKMU
Ketika hidup hanya UNTUKMU
Ketika cinta hanya UNTUKMU

Depok 14 April 2009