Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 2009 Juli 15

Sapamu telah kembali ....

Seakan mimpi
Kala sapamu kembali kudengar
Saat kita kembali bercanda

Walau jauh jarak memisahkan kita
Serasa kau dekat menemani hariku
Mengisi waktu yang kian renta

Nasehajavascript:void(0)tmu senantiasa mengingatkanku
Sindiranmu membuatku terjaga
Sapamu mengundang makna

Adakah ini anugerahMu
Tuk hati yang tercabik lara

Adakah ini CintaMu
Yang hadir melalui dirinya


Depok 15 Juli 2009
untuk yang kembali menyapa

Rabu, 2009 Juli 01

ANDAI AKU BISA...

Andai aku bisa
Lupakan bayangmu
Usir dirimu dari hatiku

Andai aku bisa
Berhenti menyayangmu
Tinggalkan dirimu

Andai aku bisa
Menghapus harapku
Tuk hidup bersamamu

Andai aku bisa
Memutar waktu
Kuingin selalu bersamamu

Kuasa Tuhan...
Selalu punya makna
Selalu menyimpan rahasia

Kehendak Pencipta
Menyimpan pelajaran
Kadang kita lambat mencerna

Kala kita sadar
Tak pantas kita berkata
Andai Aku bisa

Biarkan kuasa Tuhan
Berjalan sesuai kehendakNya
Menghantar makna dan pengajaran

Kala kau terima semuanya
Dengan harap dan senyum ceria
Kau akan dapati semua

Makna Cinta yang sesungguhnya...
Biarkan waktu menghantar makna
Begitu Tuhan menghampar CintaNya


Depok, 1 Juli 2009

Senin, 2009 Juni 29

AKHIRNYA.....

Akhirnya kau datang
Walau hanya suaramu
Menjelaskan semuanya

Kau urai semua masalah
Kau coba pahamkan aku argumenmu
Kau ajak aku mengerti semuanya

Ingin rasanya aku jawab semua
Ingin aku beradu argumen denganmu
Namun tak kuasa aku mengatakannya

Cintaku menghalangiku untuk menjelaskan semua itu
Sayangku mengurungkan niatku untuk mendebatmu
Kuhanya menerima dan berusaha mengerti dirimu

Tetes air mata
tak kuasa kubendung
bersama dengan akhir katamu

Ingin kutembus gelap malam
Mengajakmu bicara tidak sekedar lewat suara
Adakah kau tega saat kau tatap mata cintaku

Berakhir sudah semuanya...
Kau seakan terbang jauh
Bersama awan yang kian menjauh

Kini tinggal secuil kenangan
Segumpal harapan
Dan asa yang kian hilang....

Tuhan....
Haruskah kini kukembali terluka
Menangisi hariku dalam sepi dan sendiri

Tuhan masih mungkinkah esok
Dia khan akan datang membawa Cinta
Mengobati hati yang luka dan lara....

Ataukah takdirmu hanya inginkan
Cintaku hanyalah untukMu
Hidupku hanyalah untuk mengabdiMu

Depok 29 Juni 2009

Jumat, 2009 Juni 19

SAPAMU....

Sapamu mengoyak rasa...
Yang hampir hilang
Dan kian terlupa


Sapamu kembali menggugah harap
Yang hampir sirna
Dalam tangis dan lara

Adakah sapamu mengungkap makna
Bahwa esok akan ada lagi sapa
Bahwa esok akan ada lagi canda

Atau sapamu sekedar sapa
Yang hanya datang menambah luka
Kembali mengoyak duka...

Depok 19 Juni 2009

Jumat, 2009 Juni 12

TERIMA KASIH......

Malam beranjak pagi
Saat kusambut hari yang berganti
Kutahu waktuku semakin berkurang

Saat fajar menyingsing
Hpku berdering
Dirimu menyapa
Walau hanya sesaat

Tak banyak kau berkata
Selain kau ucap
Met Ulang Tahun
dan bahagia....

Kuingin lebih lama
Bercanda denganmu
Namun.....
Tak kuasa diriku menahanmu

Walau sesaat
Kau telah obati rinduku
Walau hanya sebait kata
Kau telah datang padaku...

Depok 11 Juni 2009

Senin, 2009 Mei 18

MEMBERIKAN MAAF....

Memberikan maaf sepertinya mudah dilakukan namun dalam kondisi tertentu maaf pun sulit untuk kita berikan terutama untuk orang yang telah menyakiti dan melukai hati kita. Hal yang menarik lagi adalah bagaimana berusaha mengajarkan anak untuk memberikan maaf pada orang lain.

Sejak malam hari putri kesayangannku tampak gembira sekali karena mau bermain dengan temannya (om) di Mall Taman Anggrek. Pagi-pagi sudah bangun dan memakai baju yang paling bagus, tak lupa adik dan abangnya diajak ikut serta karena Ia mau berbagi kebahagiaan dengan temannya. Sudah terbayang main Ice skatting ditungguin Om...maem bareng belanja dll. Pagi itu aku hanya senyum2 melihat tingkah anak2 yang sudah mulai bertengkar di mobil karena si Abang menasehati adiknya jangan suka minta-minta kalau pergi sama orang lain. Sementara adiknya membela diri kalau aku tidak melakukan seperti itu. Karena ada ngajar makanya aku ajak dia mampir dulu ke kampus dan menunggui diriku mengajar....kasihan juga siiih tapi daripada membawa sopir kayaknya memang lebih efisien nyetir sendiri. Aku tinggalkan uang untuk sarapan di kantik dan aku titipkan office boy kantor untuk ikut menjaganya....

Selesai ngajar....Si Cantik tidak lagi ceria. katanya 30% kemungkinan temannya bisa ikut ke Taman Anggrek. Ada kekecewaan di matanya, belum lagi ledekan abangnya yang suka usil menambah luka hatinya. Dengan pelan2 aku coba untuk menghiburnya...kayaknya kalau sudah komitmen pasti Beliau akan datang begitu hiburku... Namun akhrinya sampai di Taman Anggrek yang ditunggu tidak juga menelpon. Akhirnya kami pun main ice skatting dan mencoba untuk melupakan pertemuan itu. Sempat beberapa kali menelpon namun temannya tidak mengatakan kalau dia sebenarnya ada di Taman Anggrek namun tidak menemui kami. Sampai akhirnya pada telpon terakhirnya Dia mengatakan bahwa dia sebenarnya ada di Taman Anggrek namun tidak menemui si Cantik. Dia hanya melihat dari kejauhan, kami bermain setelah itu pergi jauh dan hp dimatikan....

Wajah sendu mulai terlihat di mata anak gadisku. Dari sejak makan siang sampai dengan perjalanan pulang wajahnya mendung. Namun masih bisa Sina menahan mendung itu sampai menemani adiknya membeli sepeda baru dan pulang sampai ke rumah... Sampai di rumah langsung turunlah hujan itu... "Aku benci dia, aku nggak kenal dia... Aku nggak mau lagi berteman lagi... aku nggak mau jadi anak kecil, karena anak kecil itu mudah dibohongi. mengapa siih tidak menghargai aku, aku sudah capek membuatkan gambar untuknya masak dia membohongiku....

Sambil ikut menangis aku peluk buah hatiku...sambil pelan2 aku elus kepala dan punggungnya. Cantik tidak boleh begitu. Cantik sayang khan sama Allah... Apapun kehendakNya pada hari ini adalah yang terbaik untuk Allah buat kita. Mengapa harus marah. Apakah tidak bisa Cantik memaafkannya seperti halnya ummi juga selalu memaafkan semua orang yang pernah menyakiti ummi.

"Sina kalau sudah disakiti tidak bisa memaafkan"...deg khawatir juga aku dengan pernyataannya. berbagaia argumen dan contoh aku kemukakan padanya untuk membuka hatinya dan memberinya maaf....namun rasanya kemarahannya sedang memuncak. No telp, sms nya langsung dibersihkan dari hpnya. Fotonya juga langsugn disobek... aku biarkan dia melampiaskan marahnya sampai akhirnya dia tertidur lelap. Dalam tidurnya aku lihat dia tertawa, aku tanya...lagi bercanda sama siapa...dia langsung menyebut nama temannya...rupanya begitu dekat hubungannya sehingga kekecewaannya membekas dalam hatinya dan terbawa dalam mimpi...

Pagi hari...bangun mendung itu masih terlihat. kembali lagi aku menghiburnya dan memberinya pengertian untuk memaafkan. Tiba-tiba dia bilang. aku kangen sama temanku. Waaah titik cerah niiih. Yaa tapi hpnya tidak aktif. Kami langsung diskusi ke mana ya perginya kok hpnya nggak aktif. Mungkin Omnya lagi lagi naik gunung... Akhirnya aku pesankan untuknya doakan ya Omnya sehat dan dalam penjagaan Allah. Tak lupa aku kirimkan sms ke teman sina untuk segera menghubungi sina kembali.

Yes...akhirnya aku lihat Sina mulai berdamai dengan hati kecilnya. Dia mulai belajar memaafkan temanya. aku lihat di send item sudah ada sms kocaknya...Aaaaalllloooo Ommm?? Yaa Sina berhasil memaafkan temannya dan berdamai dengan kebaikan dengan memaafkan. Sore hari kekhawatiran mulai muncul karena hp masih belum aktif dan Sina mulai merindukan kehadiran temannya.... Dalam tidurnya dia mengigau memanggil namanya seperti dalam candanya ketika sedang telp.

Pagi tadi, begitu bangun langsung dia tanya...message sudah deliver belum Mom... sudah sayang. Langsung diangkat telp dan dia telp temannya dengan candanya seakan dia lupa bahwa kemarin hatinya luka dan tersakiti... Subhanallah Engkau hebat anakku karena berhasil memaafkan..semoga itu akan menjadi sikapmu sampai kelak engkau dewasa.

Banyak pelajaran berharga yang aku bisa petik dalam kisah di week end ini. Ternyata kita tidak boleh meremehkan hati anak kecil, baik dengan janji maupun komitmen. Rasanya kita harus menjaga ucapan kita untuk tidak berbohong dan selalu dalam kejujuran pada anak kecil. Ketidakjujuran kita bisa merusak perilaku anak dan dapat membuat anak belajar bahwa tindakan seperti itu diperkenankan.

Memaafkan bukanlah suatu yang mudah ketika hati ini terluka. Namun waktu yang bergulir membuat hati akan lebih arif dan bijak dalam memberikan pertimbangan sehingga kata maaf tersebut dapat keluar....

Selasa, 2009 April 14

KEMBALI....

Kumulai membuka kembali
Lembar-lembar musaf yang lama tak tersentuh

Kumulai kembali berdiam
Dalam sajadah panjang munajat CINTA

Ketika kumulai kembali
Menyenandungkan dzikir dalam hati

Ketika kumulai kembali
Membuka laptop dan mulai bekerja

Ketika kumlai kembali
Rajin ke dapur menyiakan makan

Ketika kumulai
Menata hati mendamba CINTAMU

Sungguh indah hidupku
Ketika harap hanya UNTUKMU
Ketika hidup hanya UNTUKMU
Ketika cinta hanya UNTUKMU

Depok 14 April 2009

Senin, 2009 April 13

MENGAPA....

Rem kereta berderit
Memasuki stasiun tujuan
Ketika hari mulai berganti pagi...

Tiada dirimu menjemputku
Tiada senyummu menyambutku
Tiada salammu
Tetes Air mata yang menemani

Kulewati hari dengan menunggumu
Namun tak jua sapamu kudengar

Akhirnya kau muncul di depan pintu...
Hanya sesaat kau datang
Mengucap salam dan akhirnya terdiam
Kuhanya bisa lihat dari kejauhan.

Kali kedua kau datang...
Sesaat....
Hanya bisa melihatmu dari kejauhan...

Kali ketiga...
Kauhadir di depanku
Namun tak kuasa aku bicara
Tak bisa aku bercanda dalam diammu...
Akhirnya akupun pergi...

Saat hati ini lelah menunggu
Kudengar suaramu menyapa
Namun....justru lara
Yang kurasa...

Mengapa engkau tega
Tinggalkan lara yang tak bertepi
Dalam diammu
Dalam kangkuhanmu...

Depok, 13 April 2009

Senin, 2009 Maret 30

CINTAMU....

Kali pertama....
Hatimu hancur ketika dia meninggalkanmu
Tanpa sepatah kata hanya goresan pena
Dan kaupun tak diberi hak
Tuk sekedar bertanya
MENGAPA....

Kali kedua....
Remuk sudah jiwamu
Ketika kau tahu dia menghianatimu
Bahkan diapun pergi meninggalkanmu...

Tanpa kata ...
Hanya lewat sms
Tanpa kau bisa bertanya....
MENGAPA....

Kali ketiga....
Ada yang datang tak diundang
Mengusik hati yang lara...
Menumbuhkan harapan baru
Tentang cinta dan kebahagiaan....
Dan kaupun membuka hati untuknya...

Namun...
Mengapa tiba-tiba menghilang
Tanpa kata dan penjelasan
Haruskah kau kehilangan lagi....
Tanpa kau sempat bertanya
MENGAPA....

Tuhan.....
Tak berhakkah dia akan cinta
Atau Engkau cemburu
Engkau ingin dia hanya mencintaiMu...
Atau Engkau telah menyiapkan CINTA yang indah untuknya...
Yang kutahu...
Dia yakin ENGKAU sangat MENCINTAINYA....

Depok 30 April 2009
ketika kumenemukan cintaMu kembali

Jumat, 2009 Maret 20

Cash Towards Acrual atau Full Acrual

Kemarin rapat ketigaku di KSAP (Komite Standar Akuntansi Pemerintah) membuatkan tergelitik dan merenung mengenai Akuntansi Pemerintah. Setahuku Akuntansi adalah suatu sistem yang memungkinkan pihak2 yang berkepentingan memperoleh informasi tentang kondisi keuangan, kinerja keuangan suatu entitas. Karena fungsinya sebagai penyedia informasi maka bentuk laporan dan apa yang akan dilaporkan mengikuti apa yang diinginkan oleh penggunanya. Prinsip cost and benefit tetap harus dijaga agar nilai informasi yang dihasilkan dan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan informasi tersebut....

Saat ini Pemerintah kita telah memiliki Standar Akuntansi Pemerintah yang dituangkan dalam P 24 tahun 2005. SAP merupakan amanah UU 13 tentang Keuangan Negara. Sebagai bentuk standar, SAP mengatur laporan apa yang harus disampaikan, bagaimana bentuk laporan dan bagaimana penyajian, pengukuran dan pengungkapan item2 dalam laporan keuangan. Merujuk pada UU 13, maka fungsi akuntansi lebih menekankan pada pertanggungjawaban anggaran sehingga secara eksplisit disebutkan bahwa salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban yang harus dihasilkan adalah Laporan Realisasi Anggaran (LRA).

....mau kantor besuk disambung lagi ya....ada konsep membuat siklus akuntansi di pemerintah yang ada dibenakku yang harus aku rampungkan idenya dan kubagikan dengan yang mau....