Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Tampilkan postingan dengan label INTERMEZO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INTERMEZO. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Agustus 2013

Permata Hatiku....

Seperti biasa jika akan  luar kota atau rapat/kerja pulang malam aku diskusikan dan beritahukan  ke anak-anak. Rabu ummi rapat pulang malam, karena paginya ngajar bolehkah ummi nginep di hotel. Tapi kamis harus menginap lagi karena Jumat malam harus ke bandara mengejar flight jam 6 pagi. Kita baru dapat ketemu Sabtu sore.

Oleh-oleh ayam taliwang kesukaanmu mungkin sedikit dapat menghiburmu, tapi tak cukup membuat ummimu terhibur. Walau kalian sudah remaja, masih pengin ummi menemanimu. Rasa berdosa dan tersalah sering terbersit saat harus meninggalkanmu,tapi amanah dan tanggung jawab tak mungkin juga dielakkan.


Rob, semoga Engkau ampuni hambaMU yang tega  meninggalkan permata hatiku demi mengemban amanahMU jua. Jagalah ketiganya selalu dalam rengkuh kasiMU. Semoga Engkau jaga ketiganya dalam ketaatan dan kebaikan.

Depok, 20 Agustus 2013







Ror

Rabu, 15 Juli 2009

Sapamu telah kembali ....

Seakan mimpi
Kala sapamu kembali kudengar
Saat kita kembali bercanda

Walau jauh jarak memisahkan kita
Serasa kau dekat menemani hariku
Mengisi waktu yang kian renta

Nasehatmu senantiasa mengingatkanku
Sindiranmu membuatku terjaga
Sapamu mengundang makna

Adakah ini anugerahMu
Tuk hati yang tercabik lara

Adakah ini CintaMu
Yang hadir melalui dirinya


Depok 15 Juli 2009
untuk yang kembali menyapa

Senin, 29 Juni 2009

AKHIRNYA.....

Akhirnya kau datang
Walau hanya suaramu
Menjelaskan semuanya

Kau urai semua masalah
Kau coba pahamkan aku argumenmu
Kau ajak aku mengerti semuanya

Ingin rasanya aku jawab semua
Ingin aku beradu argumen denganmu
Namun tak kuasa aku mengatakannya

Cintaku menghalangiku untuk menjelaskan semua itu
Sayangku mengurungkan niatku untuk mendebatmu
Kuhanya menerima dan berusaha mengerti dirimu

Tetes air mata
tak kuasa kubendung
bersama dengan akhir katamu

Ingin kutembus gelap malam
Mengajakmu bicara tidak sekedar lewat suara
Adakah kau tega saat kau tatap mata cintaku

Berakhir sudah semuanya...
Kau seakan terbang jauh
Bersama awan yang kian menjauh

Kini tinggal secuil kenangan
Segumpal harapan
Dan asa yang kian hilang....

Tuhan....
Haruskah kini kukembali terluka
Menangisi hariku dalam sepi dan sendiri

Tuhan masih mungkinkah esok
Dia khan akan datang membawa Cinta
Mengobati hati yang luka dan lara....

Ataukah takdirmu hanya inginkan
Cintaku hanyalah untukMu
Hidupku hanyalah untuk mengabdiMu

Depok 29 Juni 2009

Senin, 18 Mei 2009

MEMBERIKAN MAAF....

Memberikan maaf sepertinya mudah dilakukan namun dalam kondisi tertentu maaf pun sulit untuk kita berikan terutama untuk orang yang telah menyakiti dan melukai hati kita. Hal yang menarik lagi adalah bagaimana berusaha mengajarkan anak untuk memberikan maaf pada orang lain.

Sejak malam hari putri kesayangannku tampak gembira sekali karena mau bermain dengan temannya (om) di Mall Taman Anggrek. Pagi-pagi sudah bangun dan memakai baju yang paling bagus, tak lupa adik dan abangnya diajak ikut serta karena Ia mau berbagi kebahagiaan dengan temannya. Sudah terbayang main Ice skatting ditungguin Om...maem bareng belanja dll. Pagi itu aku hanya senyum2 melihat tingkah anak2 yang sudah mulai bertengkar di mobil karena si Abang menasehati adiknya jangan suka minta-minta kalau pergi sama orang lain. Sementara adiknya membela diri kalau aku tidak melakukan seperti itu. Karena ada ngajar makanya aku ajak dia mampir dulu ke kampus dan menunggui diriku mengajar....kasihan juga siiih tapi daripada membawa sopir kayaknya memang lebih efisien nyetir sendiri. Aku tinggalkan uang untuk sarapan di kantik dan aku titipkan office boy kantor untuk ikut menjaganya....

Selesai ngajar....Si Cantik tidak lagi ceria. katanya 30% kemungkinan temannya bisa ikut ke Taman Anggrek. Ada kekecewaan di matanya, belum lagi ledekan abangnya yang suka usil menambah luka hatinya. Dengan pelan2 aku coba untuk menghiburnya...kayaknya kalau sudah komitmen pasti Beliau akan datang begitu hiburku... Namun akhrinya sampai di Taman Anggrek yang ditunggu tidak juga menelpon. Akhirnya kami pun main ice skatting dan mencoba untuk melupakan pertemuan itu. Sempat beberapa kali menelpon namun temannya tidak mengatakan kalau dia sebenarnya ada di Taman Anggrek namun tidak menemui kami. Sampai akhirnya pada telpon terakhirnya Dia mengatakan bahwa dia sebenarnya ada di Taman Anggrek namun tidak menemui si Cantik. Dia hanya melihat dari kejauhan, kami bermain setelah itu pergi jauh dan hp dimatikan....

Wajah sendu mulai terlihat di mata anak gadisku. Dari sejak makan siang sampai dengan perjalanan pulang wajahnya mendung. Namun masih bisa Sina menahan mendung itu sampai menemani adiknya membeli sepeda baru dan pulang sampai ke rumah... Sampai di rumah langsung turunlah hujan itu... "Aku benci dia, aku nggak kenal dia... Aku nggak mau lagi berteman lagi... aku nggak mau jadi anak kecil, karena anak kecil itu mudah dibohongi. mengapa siih tidak menghargai aku, aku sudah capek membuatkan gambar untuknya masak dia membohongiku....

Sambil ikut menangis aku peluk buah hatiku...sambil pelan2 aku elus kepala dan punggungnya. Cantik tidak boleh begitu. Cantik sayang khan sama Allah... Apapun kehendakNya pada hari ini adalah yang terbaik untuk Allah buat kita. Mengapa harus marah. Apakah tidak bisa Cantik memaafkannya seperti halnya ummi juga selalu memaafkan semua orang yang pernah menyakiti ummi.

"Sina kalau sudah disakiti tidak bisa memaafkan"...deg khawatir juga aku dengan pernyataannya. berbagaia argumen dan contoh aku kemukakan padanya untuk membuka hatinya dan memberinya maaf....namun rasanya kemarahannya sedang memuncak. No telp, sms nya langsung dibersihkan dari hpnya. Fotonya juga langsugn disobek... aku biarkan dia melampiaskan marahnya sampai akhirnya dia tertidur lelap. Dalam tidurnya aku lihat dia tertawa, aku tanya...lagi bercanda sama siapa...dia langsung menyebut nama temannya...rupanya begitu dekat hubungannya sehingga kekecewaannya membekas dalam hatinya dan terbawa dalam mimpi...

Pagi hari...bangun mendung itu masih terlihat. kembali lagi aku menghiburnya dan memberinya pengertian untuk memaafkan. Tiba-tiba dia bilang. aku kangen sama temanku. Waaah titik cerah niiih. Yaa tapi hpnya tidak aktif. Kami langsung diskusi ke mana ya perginya kok hpnya nggak aktif. Mungkin Omnya lagi lagi naik gunung... Akhirnya aku pesankan untuknya doakan ya Omnya sehat dan dalam penjagaan Allah. Tak lupa aku kirimkan sms ke teman sina untuk segera menghubungi sina kembali.

Yes...akhirnya aku lihat Sina mulai berdamai dengan hati kecilnya. Dia mulai belajar memaafkan temanya. aku lihat di send item sudah ada sms kocaknya...Aaaaalllloooo Ommm?? Yaa Sina berhasil memaafkan temannya dan berdamai dengan kebaikan dengan memaafkan. Sore hari kekhawatiran mulai muncul karena hp masih belum aktif dan Sina mulai merindukan kehadiran temannya.... Dalam tidurnya dia mengigau memanggil namanya seperti dalam candanya ketika sedang telp.

Pagi tadi, begitu bangun langsung dia tanya...message sudah deliver belum Mom... sudah sayang. Langsung diangkat telp dan dia telp temannya dengan candanya seakan dia lupa bahwa kemarin hatinya luka dan tersakiti... Subhanallah Engkau hebat anakku karena berhasil memaafkan..semoga itu akan menjadi sikapmu sampai kelak engkau dewasa.

Banyak pelajaran berharga yang aku bisa petik dalam kisah di week end ini. Ternyata kita tidak boleh meremehkan hati anak kecil, baik dengan janji maupun komitmen. Rasanya kita harus menjaga ucapan kita untuk tidak berbohong dan selalu dalam kejujuran pada anak kecil. Ketidakjujuran kita bisa merusak perilaku anak dan dapat membuat anak belajar bahwa tindakan seperti itu diperkenankan.

Memaafkan bukanlah suatu yang mudah ketika hati ini terluka. Namun waktu yang bergulir membuat hati akan lebih arif dan bijak dalam memberikan pertimbangan sehingga kata maaf tersebut dapat keluar....

Senin, 30 Maret 2009

CINTAMU....

Kali pertama....
Hatimu hancur ketika dia meninggalkanmu
Tanpa sepatah kata hanya goresan pena
Dan kaupun tak diberi hak
Tuk sekedar bertanya
MENGAPA....

Kali kedua....
Remuk sudah jiwamu
Ketika kau tahu dia menghianatimu
Bahkan diapun pergi meninggalkanmu...

Tanpa kata ...
Hanya lewat sms
Tanpa kau bisa bertanya....
MENGAPA....

Kali ketiga....
Ada yang datang tak diundang
Mengusik hati yang lara...
Menumbuhkan harapan baru
Tentang cinta dan kebahagiaan....
Dan kaupun membuka hati untuknya...

Namun...
Mengapa tiba-tiba menghilang
Tanpa kata dan penjelasan
Haruskah kau kehilangan lagi....
Tanpa kau sempat bertanya
MENGAPA....

Tuhan.....
Tak berhakkah dia akan cinta
Atau Engkau cemburu
Engkau ingin dia hanya mencintaiMu...
Atau Engkau telah menyiapkan CINTA yang indah untuknya...
Yang kutahu...
Dia yakin ENGKAU sangat MENCINTAINYA....

Depok 30 April 2009
ketika kumenemukan cintaMu kembali

Senin, 16 Maret 2009

PULANG KAMPUNG.....

Sudah lama aku tinggal di Depok dan sejak 1989 aku meninggalkan kampung halaman merantau ke Jakarta. Bahkan sejak 1986 aku sudah kost di Solo sehingga aku tidak tiap hari di rumahku.... Kampungku yang asri, bentangan sawah dengan pagar bukit gunung gajah mungkur nan indah. Sebelah timur tampak pagar bukit berlatar gunung Lawu,sebelah barat, gunung sepikul yang unik berlatar gunung Merapi dan Merbabu.

Entahlah mengapa ada kerinduan harumnya rumput di pagi hari, harumnya pohon padi, bau jerami yang menyengat... Gemericik air selokan yang mengalir memasuki pematang sawah yang terbentang dan siap ditanami. Celoteh petani mulai ramai saat pagi menyibak dan musim tanam dimulai. Obrolan singkat yang sering ikut larut bersamaan dengan satu satu tanaman padi yang ditanamkan mengikuti urutan paku-paku dalam bilah bambu...

Mengapa aku tiba-tiba merasakan kerinduan yang dalam akan bau segar bulir padi yang menguning yang rontok karena gilasan mesin perontok. Kehidupan desa yang asri tanpa macet di pagi hari, tanpa tumpukan kerjaan yang menggunung yang tidak pernah selesai...

Aku kadang merenung, apakah aku salah jika aku kembali punya mimpi untuk kembali ke desa sekedar menjadi seorang petani seperti yang tersandang di namaku. aku ingin kembali berada di tengah-tengah masyarakat yang masih alami, menebarkan ilmu, menekuri bait demi bait puisi Allah. Jika aku terlahir menjai pendidik, apakah salah jika aku salah memilih mendidik masyarakat desa yang masih alami, mendidiknya bagaimana bekerja yang baik, bagaimana mengelola usahanya, bagaimana menata hidupnya...

Ya Allah mengapa kerinduan ini baru datang sekarang, mengapa tidak dari dulu aku merasakan kerinduan ini sehingga aku memang tidak akan pernah meninggalkan desa kelahiranku. Masih bolehkah aku kembali ke sana, menikmati segarnya pagi bersamaan dengan suara kokok ayam yang kian sirna karena perkembangan zaman.

Bukan hal yang sulit bagi diriku untuk meninggalkan semua karirku di Universitas Indonesia. Karena di sini banyak sekali orang yang dapat menggantikan pekerjaanku. Aku masih tetap bisa mengajar sesuai dengan kepakaranku, aku tetap bisa berbagi ilmu lewat blogkku, lewat buku2 yang akan kuciptakan, aku bisa menajamkan ilmuku melalui penjelajahan dunia maya, aku masih berkomunikasi melalui email, facebook, ym dan perangkat teknologi lainnya. Aku masih terus menerus menajamkan ilmunya lewat karya-karya penelitianku...

Mengapa aku tidak mencoba untuk keluar dari pakem dan memulai hidup menuruti kata hati nurani. Aku ingin kembali menjadi petani sesuai namaku, aku ingin mengabdi ke masyarakat yang membesarkanku... Salahkah aku??

Minggu, 01 Maret 2009

Sendiri.....

Kesendirian terkadang menakutkan karena dalam kesendirian kita tidak memiliki teman. Namun kesendirian dapat juga menjadi sebuah keasyikan ketika hati telah terpaut dalam Cinta yang Hakiki. Ketika hidup hanya menggantungkan pada Kuasa Ilahi ketika hidup sekedar menjalankan titah Sang Dalang, tidak ada satupun yang dirisaukan...

Kadang aku bertanya dalam hati apakah kesendirian sebuah pilihan hidup ataukah memang kuasa Tuhan mengharuskan kita untuk sendiri. Beberapa teman hidup dalam kesendirian terlihat menikmati kesendirian tersebut dengan senyum dan candanya. Menikmati sebagai bentuk penerimaan atas kehendak Langit untuknya. Terkadang aku tidak bisa membayangkan bagaimana mereka hidup dalam kesendiriannya....tapi untuk apa semua itu dipikirkan?? Bukankah usia dunia bagi manusia tidak lebih dari 90 tahun, setelah itu toooh kita akan kembali dalam kesendirian kita.

Apapun bentuk kesendirian seseorang rasanya memang tidak boleh pasrah dalam kesedihan. Kesendirian tidak berarti membuat dunia menjadi mati dan hidup tidak lagi berarti. Tuhan menciptakan begitu banyak kesempatan untuk beramal baik dan berbuat sesuatu untuk orang lain. Jika demikian adanya sebenarnya tidak ada orang yang diciptakan sendiri oleh Sang Pencipta. Jika kita mau, banyak tangan yang bisa gapai untuk berjalan bersama dalam kebaikan, banyak tangan mungil dan mata lelah yang membutuhkan uluran dan dekapan hangat tangan kita.

Ya... aku tahu. Aku harus mulai melangkah merengkuh tiga pahlawanku kecil, membimbingnya untuk dapat mencintaiNya dan menebarkan rahmah untuk sesama. Hidup memang tidak pernah sepi sehingga aku tidak boleh merasa sendiri. Jika Tuhan hanya memberi kita waktu yang terbatas, mengapa kita tidak belajar untuk mengoptimalkan semua itu untuk tersenyum dan menebarkan rahmah untuk sesama....


Depok
1 Mar 2009

Senin, 16 Februari 2009

PENANTIAN

Sang Waktu telah bergulir ....
Mengganti malam menjadi dini hari
Tak ada sapamu malam ini...
Kecuali sapa yang terjawab krn lelap dalam mimpi

Ufuk timur mulai nampak
Sapamu tak juga datang menghampiri

Mataharipun telah sepenggalah naik
Namun tak juga aku terima pesanmu

Saat matahari mulai tepat di tengah hari
Yang tak tampak karena mendung yang mulai tebal
Tak juga aku dengar sapamu
Namun aku masih setia menunggumu....

Kini matahari telah condong ke barat
Sebentar lagi malam khan menjelang
Mendung kian berarak
Namun kau tak juga datang...

Matahari tak lagi nampak
Mendung kian tebal
Titik air mulai menetes dari gumpalan mendung
Sama seperti titik air mata yang menetes
Karena kerinduan
Karena penantian

Aku akan tetap menunggumu
Aku akan tetap menantimu
Karena hati ini terlanjur kaucuri
Karena aku yakin kau pasti datang menghampiri


Depok, 15 Feb 2009

Sabtu, 14 Februari 2009

KUTEMUKAN DIRIMU....

Tak pernah terduga akhirnya kutemukan
Dirimu yang hanya kukenal nama
Hadir di hadapanku

Tiada sapa
Karena aku tak mampu berkata
Melihatmu dari kejauhan.....

Kuasa Tuhan akhirnya mempertemukan kita
Dalam canda dan tawa
Cerita panjang yang tak pernah berakhir
Tentang hidup dan kehidupan....

Sapamu kini menjadi satu
Dalam hari-hariku
Merubah duka lara menjadi senyum ceria
Membangkitkan asa yang lama terpendam...

Sang Kekasih Abadi...
Mengapa kautemukan aku dengannya
Ataukah ini cintaMu yang hadir dalam dirinya
Semoga kauberikan jawabmu dalam hariku....


Depok 14 Feb 2009
Buat orang yang kutemukan di akhir tahun 2008.

Rabu, 28 Januari 2009

Puisi tentang Cinta

CINTAKU

Sapa malam menggugah rasa
Datang mengetuk hati yang beku
Menawarkan cinta
Memberikan kehangatan….

Kuasa alam menggerakkan jiwa yang lara
Bergembira dalam keceriaan
Melupakan segala luka yang menganga
Untuk menggapai damai dan bahagia selamanya….

Hari berganti hari dan bulan berganti bulan
Hangatnya cinta kembali pudar
Menawarkan kesunyian dan kegalauan
Saat tersadar itu adalah cinta terlarang….

Biarlah cinta itu tetap abadi
Menemani hidup seperti hangatnya mentari
Yang memang tak pernah datang untuk dimiliki….

Wahai Sang Pemilik Cinta
Mengapa kau cipta Cinta yang membawa lara
Atau memang cinta itu bukan cintaMu ??

Puisi di tengah malam


MALAM….


Bulir bening mengalir dari telaga
Saat malam berganti pagi
Sunyi…
Sepi…
Sendiri….

Kesepian senantiasa membangkitkan kenangan
Indah …
Memabukkan …
Mimpi-mimpi indah…
Janji-janji surga….

Sirna semua mimpi…
Ingkar semua janji…
Tinggallah sunyi…sepi

Bulir itu semakin deras…
Saat telihat tiga pasang mata lelap
Polos dalam ketenangan
Merenda mimpi….

Wahai Pemilik Cinta…
Inikah jalanku
Untuk mendapatkan CintaMu ??

upload by penjaga blog….yang sedang kesepian.

Senin, 10 November 2008

MALAM.....

Tuhan....
Kauhadirkan malam dalam kesunyian
Kaudatangkan dia dalam kegelapan
Kaubentangkan malamMu dalam ketenangan.
Tenang selelap tidur bocah kecil

Kauciptakan malamMu untuk aku terlelap
Kaubentangkan waktuMu untuk merenungi perjalananku
Kauhadirkan dia sebagai tempatku bertemu dengan mereka
Mereka yang menyayangiku

Kuelus rambutmu dalam malam
Kudekap dirimu dalam malam
Kudengar ceritamu dalam malam
Dan akhirnya kau terlelap dalam mimpi...

Tangis yang kadang muncul dalam malamku
Saat kulihat kau terlelap sayangku

Maafkan aku yang mungkin tadi agak galak menasehatimu
Maafkan aku yang tak sempat menjawab telponmu
Maafkan aku yang pulang ketika kau telah terlelap
Maafkan aku yang belum sempat memenuhi semua keinginanmu....

Sayangku....
Tak ingin aku tinggalkan kalian
Aku menyayangimu sampai kapanpun...

Tuhan...
walau malamMu hadir dalam kesunyian
Namun aku merindukan setiap malamMu
Saat aku puas memandang wajah polosmu
Saat aku bisa merengkuh tubuhmu
Saat aku mengucapkan selamat tidur untukmu

Tuhan....
Sunyimu adalah hadiah untukku...
Saat ... CintaMu menyeruak dalam jiwaku
Memompakan semangat untuk menebar cinta dan kebaikan

Kusambut CintaMu dengan tangis dan janji yang aku kadang malu mengucap
Tuhan ijinkan aku hanya mencintaiMu
Sehingga tak butuh lagi aku cinta yang lain dalam hidupku


Depok, 10/11/2008

Gadis Berkepang

gadis berkepang
entah mengapa rasa itu selalu ada
datang dan menyeruak di setiap sisi hati.
trus mewarnai perjalanan hidupku kini.

saat langkah kaki terus berayun
menyusuri setiap jengkal hati
engkaupun selalu tak berhenti memberi arti

senyum, canda dan tawamu
terus dan terus menjadi pengawal rasa

sayang...
teruslah menjadi matahariku
yg selalu menyinari setiap langkahku...

Minggu, 26 Oktober 2008

AKAD NIKAH....




Akad Nikah adalah kejadian yang hanya berlangsung satu menit mungkin kalau dihitung dengan waktu... Tetapi dengan akad nikah hubungan laki dan perempuan menjadi sah padahal sebelumnya hubungan tersebut menjadi terlarang bahkan berdosa. Esseni

Syarat pernikahan adalah adanya calon suami, saksi, wali, mahar dan akad nikah. Akad adalah pernyataan nikah dari wali yang kemudian dijawab oleh calon suami. Wali akan mengucapkan "saya nikah dan kawinkan Fulan bin Fulan dengan anak saya Fulanah bin Fulan dengan maskawin... tunai....yang secara spontan dan tanpa jeda dijawab oleh calon suami "saya terima nikah dan kawinnya Fulanah bin Fulan dengan maskwin tersebut di atas tunai." Dalam ajaran agama yang lain...ikrar nikah juga simpel dan sederhana.

Beberapa kali mengikuti akad nikah, ada saja kejadian yang unik. Seringkali calon pengantin lelaki salah mengucap sehingga harus diulang 2 atau 3 kali atau bahkan lebih. Atau jawabannya tidak segera. Kemarin saya mengikuti akad nikah adik saya satu2nya...saya pikir bisa dengan lancar dijawab ternyata, ada kata yang terselip sehingga harus diulang. Yang kadang lucu, kadang naib atau penghulu sering bertanya pada tamu "sah?" sebelum mengiyakan. Saya terus terang agak terganggu karena saya selalu mendengarnya dengan khidmat setiap akad dan selalu mendoakan setelah kata2 tunai terucap...

Akad memang sederhana, namun tidak dengan tanggung jawab yang ada dibalik kata2 yang sederhana. Akad adalah janji manusia kepada Allah untuk menjaga dan merawat cinta kasih dalah sebuah rumah tangga. Akad adalah janji seorang calon suami kepada mertua untuk merawat dan menjaga istrinya dengan cinta dan kasih sayang. Cinta adalah janji seorang suami kepada istri untuk mencintainya sepanjang hayat. Cinta adalah proses pengambil alihan tanggung jawab dari orang tua wanita kepada suami.

Bagi orang tua wanita, pernikahan adalah melepaskan anak wanitanya dalam genggaman dan tanggung jawab suami. Itu yang membuat terkadang ibu dan ayah menitikkan air mata ketika buah hatinya menikah. Ada sebongkah harapan dan doa agar lelaki yang akan menjadi penjaga anaknya adalah lelaki yang baik dan bertanggung jawab. Yang mencintai anak kesayangannya seperti halnya dia mencintainya.

Namun seringkali mereka yang menikah lupa kalau dulu mereka pernah berjanji. Mereka lupa saat2 indah ketika mereka menikah. Jika Allah mengajarkan kita untuk melayat dan takziyah untuk mengingat mati... Maka saya sering mengambil pelajaran bahwa kewajiban mendatangi walimah terutama saat akad adalah pelajaran yang diberikan Allah agar seorang yang telah berumah tangga mengingat kembali janji pernikahannya dengan istrinya tercinta. Bahkan kadang diselingi dengan perenungan janji apakah yang waktu itu pernah ada ketika aku mengucapkan akad pernikahan ini dan apakah aku sudah menepati janjiku untuk menjadi suami / istri yang baik...

Bagi mereka yang gagal menikah sehingga harus bercerai, akad sering membuatnya menitikkan air mata. Karena cinta tetaplah bukan sesuatu yang abadi, hanya cinta Allah yang maha abadi, karena sesungguhnya Dialah yang membolak-balikkan hati.

Senin, 20 Oktober 2008

PUISI DARI MASKU..

ADIK...

Adik
Dingin menderaku pagi ini
Embun pun tlah tiba
Saat ini pun pasti mata adik tlah lelap
Merenda mimpi
Membangun asa esok.

Adik,
Saat ini, mataku pun terlalu berat
Saratnya beban dipundak tak lagi terkira
Tangan-tangan lembutmu pun menyapa
Senyum manis pun kau haturkan...

Adik...
22 tahun pun kita lewati
Saat adik berlari2 riang di sekolah
Saat buku2 pelajaran menutup celah
Saat Ego pun mulai berjalan

Adik...
22 tahun aku menemukan kembali
Adikku yang ceria, optimis, pasti.
Walau keadaan kita yang sudah berbeda..

Adik,
Tetaplah menjadi inspirasiku
Tetaplah menjadi adikku yang ceria
Tetaplah menjadi adikku yang optimis
Tetaplah yakin.....bahwa aku slalu disampingmu
Sampai kapanpun...
Sampai dimanapun...
karena ... cintaku pada adik
( 22 Juli 2008di sebuah kota di kaki gunung berapi...)

Terima kasih atas puisinya..mas